Saturday, June 1, 2013

Cara tidur yang benar dengan 9 manfaat secara medis

Ilustrasi : votreesprit.wordpress.com
Tidur adalah salah satu kebutuhan manusia untuk dapat beristirahat secara total. Banyak orang yang tidur namun setelah bangun tidak merasa segar, mungkin ini disebabkan cara tidur yang kurang tepat. Nah, salah satu adab tidur yang sehat dan banyak manfaatnya adalah dianjurkan untuk tidur miring ke kanan, dan banyak sekali hikmah dan manfaat yang bisa kita ambil dari sisi kesehatan.
Berikut Manfaat Tidur Menghadap Ke Sebelah Kanan menurut Penjelasan Medis:

1. Mengistirahatka­n otak sebelah kiri.

Secara anatomis, otak manusia terbagi menjadi dua bagian kanan dan kiri. Bagian kanan adalah otak yang mempersarafi organ tubuh sebelah kiri dan sebaliknya. Umumnya kita menggunakan organ tubuh bagian kanan sebagai anggota tubuh yang dominan dalam beraktifitas seperti makan, memegang dan lainnya.

Dengan tidur pada posisi sebelah kanan, maka otak bagian kiri yang mempersarafi segala aktifitas organ tubuh bagian kanan akan terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat saat tidur/diam.

Bahaya tersebut meliputi pengendapan bekuan darah, lemak, asam sisa oksidasi, dan peningkatan kecepatan atherosclerosis­ atau penyempitan pembuluh darah. Sehingga jika seseorang beresiko terkena stroke, maka yang beresiko adalah otak bagian kanan, dengan akibat kelumpuhan pada sebelah kiri (bagian yang tidak dominan).

2. Mengurangi beban jantung.

Posisi tidur kesebelah kanan yang rata, memungkinkan cairan tubuh (darah) terdistribusi merata dan terkonsentrasi di sebelah kanan (bawah). Hal ini akan menyebabkan beban aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih rendah. Dampak posisi ini adalah denyut jantung menjadi lebih lambat, tekanan darah juga akan menurun. Kondisi ini akan membantu kualitas tidur.

Tidur miring ke kanan membuat jantung tidak tertimpa organ lainnya. Hal ini disebabkan karena posisi jantung yang lebih condong berada di sebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi kiri menyebabkan curah jantung yang berlebihan, karena darah yang masuk ke atrium juga banyak yang disebabkan karena paru-paru kanan berada di atas. Sedangkan paru-paru kanan mendapatkan pasokan darah yang lebih banyak dari paru-paru kiri.

3. Mengistirahatka­n lambung.

Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk koma dengan ujung katup keluaran menuju usus menghadap kearah kanan bawah. Jika seorang tidur kesebelah kiri maka proses pengeluaran chime ( makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asam lambung ) akan sedikit terganggu, hal ini akan memperlambat proses pengosongan lambung.

Hambatan ini pada akhirnya akan meningkatkan akumulasi asam yang akan menyebabkan erosi dinding lambung. Posisi ini juga akan menyebabkan cairan usus yang bersifat basa bias masuk balik menuju lambung dengan akibat erosi dinding lambung dekat pylorus.

4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu dan pankreas.

Adanya aliran chime yang lancar akan menyebabkan keluaran cairan empedu juga meningkat, hal ini akan mencegah pembentukan batu kandung empedu. Keluaran getah pankreas juga akan meningkat dengan posisi miring ke kanan.


5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi.

Saat tidur pergerakan usus menigkat. Dengan posisi sebelah kanan, maka perjalanan makan yang telah tercerna dan siap di serap akan menjadi lebih lama, hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar ada dibawah. Waktu yang lama selama tidur memungkinkan penyerapan bias optimal.

6. Merangsang buang air besar (BAB).

Dengan tidur miring ke sebelah kanan, proses pengisian usus besar sigmoid (sebelum anus) akan lebih cepat penuh. Jika sudah penuh, akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi dari otot anus sehingga mudah buang air besar.

7. Mengisitirahatk­an kaki kiri.

Pada orang dengan pergerakan kanan, secara ergonomis guna menyeimbangkan posisi saat beraktifitas cenderung menggunakan kaki kiri sebagai pusat pembebanan. Sehingga kaki kiri biasanya cenderung lebih merasa pegal dari kanan, apalagi kaki menempati posisi paling bawah. Dan aliran darah di kaki untuk kembali cenderung lebih lambat. Jika tidur miring kanan, maka pengosongan vena kaki kiri akan lebih cepat sehingga rasa pegal lebih cepat hilang

8. Menjaga kesehatan paru-paru.

Paru-paru kiri lebih kecil dibandingkan dengan paru-paru kanan. Jika tidur miring ke sebelah kanan, jantung akan condong ke sebelah kanan. Hal ini tidak menjadi masalah karena paru-paru kanan lebih besar. Lain halnya jika bertumpu pada sebelah kiri, jantung akan menekan paru-paru kiri yang berukuran kecil, tentu ini sangat tidak baik

9. Menjaga saluran pernafasan.

Tidur miring mencegah jatuhnya lidah ke pangkal yang dapat mengganggu saluran pernafasan. Tidur dengan posisi telentang, mengakibatkan saluran pernafasan terhalang oleh lidah. Yang juga mengakibatkan seseorang mendengkur. Orang yang mendengkur saat tidur menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Bahkan terkadang dapat mengakibatkan terhentinya nafas untuk beberapa detik yang akan membangunkannya­ dari tidur. Orang tersebut biasanya akan bangun dengan keadaan pusing karena kurangnya oksigen yang masuk ke otak. Tentunya ini sangat mengganggu kualitas tidur.

Berdasarkan penjelasan 9 manfaat tidur miring ke kanan di atas membuktikan sungguh sangat sempurnanya agama islam, bahkan bukan hanya tidur tapi hal-hal yang bersifat sepele pun dijelaskan seperti memakai sendal,buang air ,bersin, menguap. Hebatnya hal-hal sepele yang Rosululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam ajarkan 14 abad silam menyimpan manfaat yang hanya bisa dijelaskan di abad sekarang waktu teknologi medis telah canggih.

Hendaknya mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan, tidak mengapa apabila setelahnya berubah posisinya di atas sisi kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan).

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710).

Sungguh sangat sombong manusia, apabila manusia tidak mentaati Tuhannya Yang Maha Hidup lagi terus menerus dan tidak tertimpa rasa kantuk dan juga tidur. Sedangkan manusia hanyalah mahluk lemah yang apabila satu kegiatan ditinggalkan (seperti tidur yang kelihatannya sepele), ternyata dapat mengakibatkan dampak buruk bagi manusia itu sendiri sampai berujung kepada kematian. 

Twitter : @analismuslim

Sumber : Konsul Dokter

Friday, May 31, 2013

Alat Gelas Laboratorium

Ilustrasi : catatankimia.com
Gelas adalah suatu zat amorf  yang diperoleh dari mencampur bahan – bahan anorganik yang setelah dilebur pada suhu tinggi dan didinginkan menjadi benda padat. Berdasarkan jenis dan komposisi dari bahan anorganik yang menyusunnya, ada beberapa jenis gelas yaitu gelas biasa, gelas timbal, gelas borosilikat dan gelas leburan silika. Alat gelas yang digunakan di laboratorium ( Laboratory glassware ) umumnya merupakan gelas borosilikat. Gelas ini berasal dari kuarsa / silikat oksida berkualitas tinggi, boron oksida, aluminium oksida dan natrium oksida. Gelas jenis ini mempunyai angka muai yang tinggi oleh karena itu dapat dipanaskan hingga suhu tinggi dan dapat direndam dalam air dingin atau es tanpa terjadi keretakan atau pecah. Selain itu gelas borosilikat juga tidak bereaksi dengan bahan kimia sehinga dapat digunakan sebagai gelas laboratorium. Di dalam perdagangan jenis gelas ini dikenal dengan merek seperti Pyrex, Yena, Vycor, duran, Schott, Assistant dan sebagainya.

twitter : @analismuslim

Penetapan Kadar Amoniak


Nitrit (N) dapat ditemui hampir di setiap badan air dalam bermacam-macam bentuk, bentuk tersebut tergantung dari tingkat oksidasinya. Atom nitrogen membentuk suatu senyawa-senyawa tertentu misalnya dalam bentuk NH3 (amoniak), gas N (nitrogen netral), NO2(nitrit), NO3 (nitrat).
Amoniak (NH3) adalah suatu senyawa yang tidak stabil, cepat terurai dalam bentuk NH4. Perubahan NH3 menjadi NH4 tergantung pada pH (pH basa). Kedua unsur tersebut ada dalam air daN disebabkan dari adanya zat-zat organik dan hasil peruraian mikrobiologi.
Pemeriksaan amoniak harus segera dikerjakan tidak boleh ditunda kecuali bila telah ditambahkan pengawet atau disimpan di kulkas ( tidak disimpan pada suhu kamar karena mudah teroksidasi oleh sinar matahari dan pengocokan).
Amoniak dapa diperiksa dengan metode Nessler berdasarkan Kolorimetri dengan prinsip ”Reagen nessler merupakan garam komplek yang sangat sensitif, akan bereaksi dengan amoniak dalam suasana basa yang akan membentuk ikatan kompleks berupa koloid atau kekeruhan berwarna kuning sampai coklat, semakin banyak kadar amoniak semakin tua warna yang terbentuk. Warna yang terbentuk dibaca pada panjang gelombang 425 nm, absorben sampel dibandingkan dengan absorben standar“

twitter : @analismuslim

Wednesday, May 22, 2013

AGD pada Kucing

Kita tentu tidak asing lagi dengan pemeriksaan astrup/AGD/Analis Gas Darah. Namun apa jadinya ya jika pemeriksaan AGD dilakukan pada kucing. Bagaimana ya hasilnya? Berikut jurnalnya :
Gas darah adalah salah satu pemeriksaan vital. Pengukuran gas darah ini sangat pentingdilakukan untuk evaluasi pasien, karena pada kondisi-kondisi kritis selalu berkaitan dengan gangguan sistem respirasi dan keseimbangan asam-basa. Ada dua jenis gas darah yaitu gas darah arteri dan vena, namun keduanya tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap tekanan oksigen.
Sherman et al (2006) melaporkan bahwa analisis gas darah vena lebih nyaman untuk pasien, murah, dengan risiko sangat kecil karena tidak menimbulkan nyeri. Selain itu, dengan darah vena selain dapat untuk mengukur gas darah juga dapat dilakukan pemeriksaan komponen darah lain, seperti pemeriksaan haemoglobin, kadar potasium, sodium, kalsium, gukosa, serta kadar laktat.
Wingfield et al., (1994), melaporkan hasil analisis gas darah menggunakan darah vena
dapat dikonversikan ke darah arteri pada anjing dengan rumus sebagai berikut:
1. Arterial pH = 0,039 + (0,961X Venous pH)
2. Arterial pCO2 = 7,735 + (0,572 X Venous pCO2)
3. Arterial HCO3 - = 0,538 + (0,845 X Venous HCO3)
Berdasarkan hal tersebut maka dalam penelitian ini digunakan darah vena untuk analisis gas darah, mengingat pembuluh darah pada kucing sangat kecil dan tipis sehingga bila menggunakan darah arteri akan sulit. Nilai normal gas darah arteri pada kucing menurut Battaglia (2001) adalah pH: 7,36-7,44, pCO2: 33-45 mmHg, HCO3: 17-22 mmol/L. Salah  satu obat anestetik yang sering digunakan pada kucing adalah ketamin. Dalam penggunaannya ketamin mempunyai beberapa keuntungan, di antaranya yaitu mempunyai mula kerja (onset of action ) yang cepat dan efek analgesik yang kuat serta aplikasinya cukup mudah, yaitu dapat diinjeksikan secara intramuskular. Namun, ketamin juga mempunyai kerugian yaitu tidak terjadi relaksasi otot sehingga dapat menimbulkan kekejangan dan depresi ringan pada saluran respirasi. Oleh karena itu, untuk mengurangi efek samping ketamin, penggunaannya sering dikombinasikan dengan obat premedikasi, seperti diazepam, midazolam, medetomidine, atau xylazin (Kilic et al., 2004).
Obat anestetik lain yang juga sering digunakan pada kucing adalah propofol. Obat ini masuk dalam golongan fenol. Dibandingkan dengan ketamin, waktu induksi dan masa pulih (recovery) lebih lembut pada propofol, selain itu redistribusi propofol ke jaringan juga lebih cepat dibanding ketamin. Namun, seperti halnya ketamin propofol juga mempunyai kekurangan, yaitu dapat menyebabkan depresi pernapasan dan penggunaannya pada kucing harus hati-hati karena akan menyebabkan penundaan masa pulih. Untuk metabolisme propofol dibutuhkan enzim glukoronidase dan pada kucing relatif sangat kecil kandungan glukuronil transferase hepatik sehingga dibutuhkan waktu lebih lama untuk eliminasi obat dari tubuh sebagai akibatnya terjadi penundaan waktu masa pulih.


Pustaka : Yudaniayanti, I.S., Triakoso, N., dan Galijono D., Analisis Gas Darah pada Kucingyang Mengalami Laparohisterotomi dengan Anestesi Xylazin-Ketamin dan Xylazin-Propofol, Jurnal Veteriner Maret 2011, Vol. 12 No. 1: 13-18, Departemen Klinik Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga, Surabaya, 2011

Bahaya Monosodium glutamat (MSG) terhadap hepar

Ilustrasi : mostlygrocery.com

Monosodium glutamat (MSG)  merupakan salah satu bahan aditif sintetis  yang banyak digunakan oleh manusia  sebagai penyedap rasa pada makanan. Penggunaan MSG terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun (Elpiana, 2011). Penggunaan MSG dalam jumlah  optimal dapat bermanfaat meningkatkan transmisi impuls syaraf untuk mendukung  fungsi koordinasi dan regulasi, namun penggunaan dalam jumlah yang berlebihan dapat berdampak pada efek sitotoksik dan mengakibatkan terjadinya stres oksidatif (Noor dan Mourad, 2010).
Salah satu organ yang diketahui  bersifat rentan terkena stres oksidatif akibat induksi MSG secara berlebihan adalahhepar (Pavlovic et al. 2007). 

Bukti penelitian melaporkan, pemberian MSG 400 mg/bb/hr pada tikus jantan memperlihatkan adanya perubahan histologi berupa nekrosis, hemoragi pada hepatosit, dan kongesti sinusoid yang ditandai peningkatan jumlah sel Kupffer pada hepar. Pengaruh MSG pada hepar juga  diteliti Bhattacharya et al. (2011) dengan menggunakan mencit yang diberi MSG dosis 2 mg/bb/hr selama 75 hari secara oral.

Hasil penelitian menemukan adanya perubahan histologi pada hepar, yang meliputi kerusakan inti hepatosit, inflamasi, dan peningkatan diameter hepatosit. Berbagai cara telah dilakukan dalam upaya menurunkan resiko penurunan fungsi organ tubuh yang disebabkan oleh radikal bebas akibat induksi MSG. Dimitrios (2006) menyatakan bahwa pemberian antioksidan dapat menurunkan produksi radikal bebas di dalam tubuh. Berbagai macam antioksidan meliputi, superoksida dismutase, katalase, glutation peroksidase, vitamin A, D, E, dan C, namun penggunaan antioksidan tersebut masih terkendala oleh keterbatasan bahan dan harga yang tidak terjangkau oleh masyarakat.

Pustaka : Anindita, Reza and Soeprobowati, T.R. and Suprapti, N.H. (2012) POTENSI TEH HIJAU (Camelia sinensis L.) DALAM PERBAIKAN FUNGSI HEPAR PADA MENCIT YANG DIINDUKSI MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG). ANATOMI dan FISIOLOGI, XX (2). pp. 15-23. ISSN 0854-5367

Sunday, April 14, 2013

Leptospira pada minuman kaleng



Pernah dengar berita tentang minuman kaleng yang dikencingi tikus dan menyebabkan kematian?
Berita tersebut memang terbukti hoax alias tidak benar. Karena jika kita mempelajari lebih dalam tentang si bakteri Leptospira, membutuhkan waktu inkubasi penyakit yang cukup lama. Tidak serta merta menyebabkan kematian. Masa inkubasi Leptospirosis pada manusia yaitu 2 – 26 hari. Infeksi Leptospirosis mempunyai manifestasi yang sangat bervariasi dan kadang tanpa gejala, sehingga sering terjadi kesalahan diagnosa
Perjalanan penyakit Leptospira terdiri dari 2 fase, yaitu fase septisemik dan fase imun. Pada periode peralihan fase selama 1-3 hari kondisi penderita membaik. Selain itu ada Sindrom Weil yang merupakan bentuk infeksi Leptospirosis yang berat.
Gejala dini Leptospirosis umumnya adalah demam, sakit kepala parah, nyeri otot, merah, muntah dan mata merah. Aneka gejala ini bisa meniru gejala penyakit lain seperti selesma, jadi menyulitkan diagnosa. Malah ada penderita yang tidak mendapat semua gejala itu.
Ada penderita Leptospirosis yang lebih lanjut mendapat penyakit parah, termasuk penyakit Weil yakni kegagalan ginjal, sakit kuning (menguningnya kulit yang menandakan penyakit hati) dan perdarahan masuk ke kulit dan selaput lendir. Pembengkakan selaput otak atau Meningitis dan perdarahan di paru-paru pun dapat terjadi. Kebanyakan penderita yang sakit parah memerlukan rawat inap.  Leptospirosis yang parah dan telah menginfeksi serta terjadi kegagalan organ-organ penting seperti otak, ginjal, dll bisa menyebabkan kematian.
Tapi untuk kehati-hatian, memang sebaiknya jika mengkonsumsi apapun dibersihkan terlebih dahulu minimal dengan air bersih.

Sunday, April 7, 2013

Sedikit tentang Makrofag dan kehebatannya


Makrofag berasal dari sel induk yang berada dalam sumsum tulang belakang, monoblas akan mengalami pembelahan untuk berubah menjadi promonosit. Selanjutnya promonosit akan membelah menghasilkan monosit yang  akan dilepaskan dalam peredaran darah.
Monosit yang berimigrasi kedalam jaringan ikat tempat mereka menjadi  matang disebut makrofag. Makrofag merupakan sel yang bergerak aktif yang memberi respon terhadap rangsang kemotaksis, fagosit aktif dan mampu mematikan serta mencerna partikel asing.
Makrofag merupakan komponen penting yang tersebar secara luas dalam tubuh pada keadaan normal. Hal ini diketahui dari istilah sistem retikuloendotelial (RES) untuk menyatakan adanya sel-sel berinti satu yang juga mempunyai sifat-sifat yang sama, yaitu fagositosis. RES disebut sistem monosit-makrofag karena nama tersebut lebih deskriptif. RES merupakan kelompok besar sel fagosit mononuklear yang berkaitan erat dengan anggota-anggota sistem yang lebih mobil.
Fungsi penting sistem tersebut menyangkut aktivitas fagositosis yang hebat dari sel-sel komponennya. Sel-sel ini membersihkan darah, limfa, dan ruang-ruang interstisial dari partikel asing. Jika kita menyuntikan berjuta-juta mikroorganisme ke dalam sirkulasi darah, maka dalam waktu beberapa jam akan disingkirkan oleh berjuta-juta makrofag yang berkedudukan strategis di sekitar tubuh.
Makrofag dalam rongga tubuh dan jaringan penyambung melakukan fungsi yang mirip polisi. Pengambilan partikel asing oleh makrofag merupakan langkah pertama yang penting dalam peristiwa yang berpengaruh pada respon imun (Price, 1994)